Peninggalan kerajaan Aceh

Sultan Iskandar Muda, pendiri kerajaan Aceh

Setelah mengetahui tentang sejarah kerajaan Aceh, Ada baiknya kita juga mengetahui apa saja peninggalan dari kerajaan Aceh yang berdiri pada sekitar akhir abad ke 14 Masehi. Berikut ini adalah beberapa peninggalannya, silahkan disimak dengan baik. 

Sejarah kerajaan Aceh

1. Masjid Raya Baiturrahman
Peninggalan kerajaan Aceh yang pertama dan yang paling dikenal adalah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang dibangun Sultan Iskandar Muda pada sekitar tahun 1612 Masehi ini berada di pusat Kota Banda Aceh. Saat agresi militer Belanda II, masjid ini sempat dibakar. Namun 4 tahun kemudian, Belanda membangunnya kembali untuk meredam amarah rakyat Aceh akibat pembakaran tersebut. 

Saat bencana Tsunami melanda Aceh pada 2004 lalu, masjid peninggalan sejarah Islam di Indonesia satu ini menjadi pelindung bagi sebagian masyarakat Aceh. Bangunan yang kokoh ini tidak dapat digentarkan oleh air bah yang kala itu meluluhlantahkan kota Banda Aceh.


2. Benteng Indrapatra 
Peninggalan Kerajaan Aceh yang selanjutnya adalah Benteng Indrapatra. Benteng ini merupakan benteng pertahanan yang sudah mulai dibangun sejak masa kekuasaan kerajaan Lamuri, kerajaan Hindu tertua di Aceh, tepatnya sejak abad ke 7 Masehi. Benteng yang kini terletak di Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar ini pada masanya memiliki peranan penting dalam melindungi rakyat Aceh dari serangan meriam yang diluncurkan kapal perang Portugis.

Sekarang, kita hanya dapat menemukan 2 benteng yang masih kokoh berdiri. Benteng tersebut berukuran 70 meter x 70 meter dengan tinggi 4 meter dan tebal sekitar 2 meter. Selain menjadi peninggalan bersejarah, benteng Indrapatra kini juga dikenal sebagai objek wisata unggulan dari Kabupaten Aceh Besar. Gaya arsitekrur dan keunikan konstruksinya yang hanya terbuat dari susunan batu gunung ini membuat banyak orang penasaran dan tertarik untuk mengunjunginya.


3. Gunongan 
Gunongan adalah peninggalan kerajaan Aceh yang berupa sebuah taman, lengkap dengan bangunan keratonnya. Berdasarkan sejarahnya, taman ini merupakan bukti cinta Sultan Aceh pada permaisurinya yang sangat cantik. Permaisuri yang tak diketahui namanya ini merupakan putri raja Kerajaan Pahang yang ditawan karena kerajaannya kalah perang. Sang Sultan jatuh cinta dan mempersuntingnya, permaisuri tersebut meminta dibuatkan sebuah taman yang sama persis dengan istana kerajaannya, untuk mengobati rasa rindunya pada kerajaannya yang terdahulu. Gunongan saat ini terletak tak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman. Tepatnya berada di Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.



4. Makam Sultan Iskandar Muda
Peninggalan Kerajaan Aceh yang selanjutnya adalah Makam dari Raja Kerajaan Aceh yang paling ternama, Sultan Iskandar Muda. Makam yang terletak di Kelurahan Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh ini sangat kental dengan nuansa Islami. Ukiran dan pahatan kaligrafi pada batu nisannya sangat indah dan menjadi salah satu bukti sejarah masuknya Islam di Indonesia.


5. Meriam Kerajaan Aceh
Kerajaan Aceh telah mampu membuat sarana persenjataannya sendiri. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan meriam-meriam tua yang kini berjajar di benteng Indraparta dan museum Aceh. Awalnya meriam-meriam tersebut dianggap pembelian yang berasal dari Kerajaan Turki, namun setelah diteliti ulang, ternyata teknisi-teknisi kerajaan Aceh yang membuatnya, berbekal ilmu yang mereka pelajari dari kerajaan Turki Ustmani. Peranan meriam-meriam ini sangat penting dalam perlawan dan perang terhadap para penjajah dan kapal-kapal perang musuh yang hendak bersandar ke dermaga tanah rencong.



6. Uang Emas
Kerajaan Aceh Aceh berada di jalur perdagangan dan pelayaran yang sangat strategis. Berbagai komoditas yang berasal dari penjuru Asia berkumpul di sana pada masa itu. Hal ini membuat kerajaan Aceh tertarik untuk membuat mata uangnya sendiri. Uang logam yang terbuat dari 70% emas murni kemudian dicetak lengkap dengan nama-nama raja yang memerintah Aceh. Koin ini masih sering ditemukan dan menjadi harta karun yang sangat diburu oleh sebagian orang. Koin ini juga bisa dianggap sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Aceh yang sempat berjaya pada masanya.

Sekian yang dapat saya jelaskan mengenai beberapa peninggalan kerajaan Aceh. Semoga dapat bermanfaat serta menambah wawasan anda.



By: blogabdulhalim.blogspot.com | Abdul Halim (c) 2016
Previous
Next Post »

Silahkan kirimkan Komentar dan Masukan anda. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment