Port yang sering digunakan dalam jaringan (Port TCP/UDP) beserta fungsinya


Kali ini saya akan memposting tentang beberapa port yang sering digunakan dalam jaringan (Port TCP/UDP) beserta fungsi/kegunaannya. Semoga bermanfaat!

Pada dasarnya, port terbagi menjadi beberapa bentuk. Ada dua jenis port yang dikenal pada sebuah terminologi komputer. Kedua jenis port itu adalah port fisik dan juga port logika. Fungsi port dalam komputer pada umumnya menjadi suatu penghubung yang cukup memiliki peran penting.

Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan juga termasuk program di dalam suatu jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada di server. Port dapat dikenali dengan angka 16-bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport yang digunakannya ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.

Berikut ini adalah tabel yang menjelaskan tentang port yang sering digunakan dalam jaringan (Port TCP/UDP) beserta fungsi/kegunaannya.

Port & Keyword
Fungsi / Kegunaan
Port 20 & 21 FTP
DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN PENGUNDUHAN (DOWNLOAD) DAN PENGUNGGAHAN (UPLOAD) BERKAS ANTARA KLIEN FTP DAN SERVER FTP.
Port 22 SSH
digunakan untuk menghubungi server ssh / membangun koneksi ke SSH daemon untuk dapat diremote.
Port 23 TELNET
digunakan untuk login ke komputer lain di Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan berbagai macam database.
Port 25 SMTP
dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.
Port 53 DNS
digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di rangkaian yang menggunakan TCP/IP.
Port  67 & 68 DHCP
dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan (RFC 131 dan RFC 2132). DHCP merupakan ekstensi dari protokol Bootstrap Protocol (BOOTP).
Port 80 HTTP
digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
Port 81 HOSTS-NS
Port 81 merupakan alternative dari penggunana port 80. Jadi secara fungsional dan juga kegunaan, prot 81 ini merupakan port yang digunakan untuk menghubungkan web server atau membangun sebuah jaringan yang langsung berhubungan dengan web server.
Port 110 POP3
digunakan untuk pengelolaan mail. POP yang sekarang lebih umum dikenal dengan POP3 (POP - Version 3), dimaksudkan untuk mengizinkan client untuk mengakses secara dinamis mail yang masih ada di POP3 server.
Port 119 NNTP
Port ini berperan untuk mengakses dan membangun sebuah jaringan yang terhubung dengan NNTP Server, yang merupakan sebuah protocol yang terhubung dengan sebuah server news atau berita di dalam suatu jaringan.
Port 123 NTP
digunakan untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah sistem komputer dan jaringan.
Port 143 IMAP
digunakan untuk mengakses email pada web server remote dari klien lokal.
Port 161 SNMP
digunakan untuk mengumpulkan informasi, dan mengkonfigurasi, peralatan jaringan, seperti, server, printer, hub, switch, dan router di jaringan berbasis Internet Protocol (IP).
Port 443 HTTPS
digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia dan mempunyai kelebihan fungsi di bidang keamanan (secure).
Port 445 SMB
digunakan untuk sharing file, printer, dan port serial.

Sekian penjelasan tentang beberapa port TCP/UDP yang sering digunakan beserta fungsi/kegunaannya. Terimakasih sudah berkunjung.


By: blogabdulhalim.blogspot.com | Abdul Halim (c) 2016
Previous
Next Post »

Silahkan kirimkan Komentar dan Masukan anda. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment